Apa Itu Kdgi ?
Diawali dari pertemuan tiga pengguna Datsun Go+ Panca, yakni Firsa Ari, Maxtone dan Igun Vedder, komunitas ini berdiri dan akhirnya meluas hingga berbagai wilayah di Indonesia . Komunitas Datsun Go dan Go+ Indonesia (KDGI) namanya.
Dari ketiga orang ini, komunitas yang diperuntukkan sebagai sarana bertukar informasi, bertukar pikiran dan sebagai sarana mempererat persaudaraan antar pengguna Datsun Go maupun Datsun Go+ ini pun terus berkembang pesat dari hari ke hari.
Bahkan, keberadaan komunitas sesama pengguna merk mobil legendaris yang sempat hilang tersebut telah terbentuk di Cirebon dan Banten, khususnya kawasan Tangerang Raya, Serang dan Cilegon. Dimana semua riser pengguna Datsun ini memiliki semboyan yang sama, ialah “Dari Kita Untuk Kita”
”Perkenalan kami di komunitas ini bermula dari kesamaan kendaraan, kesamaan masalah kami atas kendaraan ini. Dari sana kami saling berkomunikasi, bertemu, mengadakan kopdar (kopi darat), hingga banyak masalah dapat kami selesaikan bersama,”” kata Firsa Ali, Ketua KDGI Pusat.
Kata Firsa, perluasan keanggotaan komunitas ini juga dibantu dengan adanya jejaring sosial Facebook (FB). FB merupakan tempat pertukaran informasi secara online yang sangat mudah diakses dan dijangkau para pemilik mobil Datsun Go dan Go+ dimanapun mereka berada.
”Dengan prinsip Dari Kita Untuk Kita, kami yang mulanya hanya bertiga, lambat laun menjadi puluhan, dan kini jumlah anggota grup di FB sudah hampir di angka 5000-an. Semua saling komunikasi soal Dastun dan berbagai perkembangannya,” jelas Firsa.
Terkait dengan terbentuknya KDGI di Cirebon, lanjut Firsa, diawali saat kopi darat (kopdar) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang mana kopdar ini merupakan kali ketiga yang di hadiri oleh riser Cirebon (Andre) yang kebetulan melintas saat menghadiri acara pernikahan.
”Karena memiliki minat dan kesamaan sebagai pengguna Datsun maka perkembangan di Cirebon sangat pesat hingga merambat ke kota kota terdekat termasukdi dalamnya KDGI Kuningan dan Indramayu,” katanya.
Soal perkembangan KDGI di Banten, Firsa memaparkan, juga tak lepas dari jejaring sosial FB. Dimana teman-teman di Tangerang, Cirebon, Serang, dan Cilegon saling berinteraksi dan berkomunikasi di jejaring sosial tersebut. Dari pembicaraan ringan di FB, berujung disepakatinya kopdar antar sesama pengguna Datsun di Serang-Cilegon.
”Berdirinya KDGI di Banten ini, dicetuskan riser Datsun Serang dan Cilegon. Kemudian menyusul Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang. Kopdar pertama KDGI di Banten dilaksanakan teman-teman Serang-Cilegon, mereka menggelarnya Kopdar di Taman Rekreasi dan Pancing Wulandira Purnama . Dari sana terbentuklah KDGI wilayah Serang-Cilegon,” paparnya.
Selang tidak begitu lama dari Kopdar Taman Rekreasi dan Pancing Wulandira Purnama, pertemuan Firsa Ali dengan Panca Taviv, Riser militan yang selalu hadir saat kopdar di TMII dari Kota Tangsel dan Sanusi Pane, pengguna Datsun Go+ Panca dari Kota Tangerang, maka diadakan Kopdar di Masjid Al-azhom Kota Tangerang dengan sesamariser Datsun.
”Di Alazhom inilah cikal bakal dibentuk perwakilan wilayah Tangerang Raya. Saat itu hadir belasan kawan-kawan dari Tangerang Raya dan kini terus bertambah jumlahnya,” jelasnya.
Kini, kata Firsa, KDGI sudah menyebar luas hingga wilayah Kepulauan Riau, Yogyakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Bandung, Lampung, Medan, Padang, Makassar bahkan hingga hingga Kalimantan. ”Persaudaraan kami sangat kental di KDGI. Dan Datsun Go maupun Go+lah yang menyatukan kami sehingga kami punya saudara di mana-mana,” tandasnya.
Sumber dari : http://kdgi-tangerangraya.blogspot.co.id/2015/02/dari-kita-untuk-kita.html#.V7REAqtElpg

0 Komentar untuk "Apa Itu Kdgi ?"